Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Badan Penjamin Mutu (BPM) berpartisipasi dalam kegiatan Pemutakhiran Pola Pembinaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah III di Aula Universitas Dian Nusantara, Bekasi, pada Selasa 9 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) guna mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kesiapan perguruan tinggi dalam menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) 4.1.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Dr. Ir. Desiana Vidayanti, M.T., Dr. Magdalena Surjaningsih Halim, S.Psi., Tim Kerja Penjaminan Mutu LLDIKTI Wilayah III, serta Sri Hesti, S.I.Kom., M.I.Kom., Kepala Penjaminan Mutu Universitas Dian Nusantara. Para narasumber menyampaikan berbagai materi strategis terkait penguatan budaya mutu, penerapan diferensiasi misi perguruan tinggi, transformasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), serta implementasi siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Salah satu materi utama yang dibahas adalah pentingnya penetapan fokus misi institusi sebagai dasar dalam penyusunan visi, misi, tujuan, sasaran, rencana strategis, standar SPMI, hingga tata kelola perguruan tinggi. Fokus misi tersebut selanjutnya menjadi acuan dalam menentukan indikator, target kinerja, serta pengembangan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan sesuai dengan arah pengembangan institusi.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai transformasi paradigma penjaminan mutu pada APT 4.1 yang menempatkan budaya mutu dan diferensiasi misi sebagai elemen penting dalam proses penilaian. Perguruan tinggi didorong untuk memastikan seluruh dokumen mutu, implementasi PPEPP, serta data pada PDDIKTI telah dikelola secara akurat, konsisten, dan berkesinambungan sebagai bukti pelaksanaan penjaminan mutu.

Pada sesi praktik, peserta mendapatkan pendampingan mengenai penggunaan Sistem Review Eksternal SPMI LLDIKTI Wilayah III, mulai dari mekanisme pengunggahan dokumen implementasi SPMI hingga simulasi proses penilaian oleh fasilitator. Sesi ini memberikan gambaran teknis mengenai pelaksanaan review eksternal sekaligus membantu perguruan tinggi dalam mempersiapkan dokumen pendukung yang diperlukan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri semakin memperkuat komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan serta meningkatkan efektivitas implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di seluruh unit kerja. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyempurnaan dokumen mutu, penguatan implementasi siklus PPEPP, serta peningkatan kesiapan institusi dalam menghadapi proses akreditasi dan mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.