Galeri Lainnya

Universitas Nusa Mandiri Perkuat Kesiapan Pemeringkatan Internasional melalui University Ranking Readiness Workshop 2026

Universitas Nusa Mandiri Perkuat Kesiapan Pemeringkatan Internasional melalui University Ranking Readiness Workshop 2026

Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi pemeringkatan perguruan tinggi tingkat internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi UNM dalam kegiatan University Ranking Readiness Workshop 2026 dengan tema “Preparing Indonesian Universities for Global Rankings” yang diselenggarakan oleh President University. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Charles Himawan Lantai 5, President University, Jababeka, Bekasi, ini membahas berbagai strategi dalam membangun kesiapan institusi menghadapi pemeringkatan internasional, khususnya QS World University Rankings dan QS Asian University Rankings.

Universitas Nusa Mandiri mengutus tiga perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut, yaitu Arif Hidayat, SS, M.Hum., Ir. Andi Saryoko, M.Kom., IPM, ASEAN.Eng., dan Endang Pujiastuti, M.Kom.Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya UNM dalam memperoleh wawasan strategis terkait mekanisme, indikator, persyaratan, serta pengelolaan data yang dibutuhkan dalam pemeringkatan universitas internasional.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek yang menjadi perhatian dalam QS Rankings, di antaranya reputasi akademik, employer reputation, produktivitas dan dampak penelitian, internasionalisasi, serta jejaring kolaborasi internasional. Selain itu, dibahas pula aspek teknis seperti pengelolaan profil institusi melalui QS HUB, pengisian dan verifikasi Scopus ID, konsistensi penamaan institusi pada basis data Scopus, serta pengelolaan kontak akademik dan pemberi kerja untuk mendukung survei reputasi.

Workshop juga memberikan gambaran mengenai perkembangan partisipasi perguruan tinggi Indonesia dalam pemeringkatan internasional. Berdasarkan materi yang disampaikan, pada QS World University Rankings 2027 terdapat 20 perguruan tinggi Indonesia yang masuk pemeringkatan dari 4.303 perguruan tinggi, sedangkan pada QS Asian University Rankings 2026 tercatat 94 perguruan tinggi Indonesia dari jumlah yang sama. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang bagi perguruan tinggi Indonesia untuk meningkatkan kesiapan dan daya saingnya di tingkat internasional.

Bagi Universitas Nusa Mandiri, kegiatan ini memberikan sejumlah masukan penting untuk penguatan strategi institusi. Salah satunya adalah pentingnya memastikan akurasi dan sinkronisasi data institusi serta publikasi dengan Scopus, memperkuat reputasi akademik dan reputasi pemberi kerja, meningkatkan publikasi internasional, serta memperluas kolaborasi riset dengan mitra internasional.

Selain itu, penguatan aspek internasionalisasi juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan, khususnya melalui peningkatan international student ratio dan outbound exchange ratio. Analisis data pemeringkatan secara berkala juga diperlukan untuk melakukan benchmarking dan mengidentifikasi kesenjangan yang masih perlu diperbaiki.

Melalui keikutsertaan dalam University Ranking Readiness Workshop 2026, Universitas Nusa Mandiri diharapkan semakin siap menyusun strategi dan roadmap peningkatan daya saing institusi dalam pemeringkatan perguruan tinggi tingkat regional maupun global.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen UNM untuk terus memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi internasional, memperluas jejaring akademik global, serta membangun reputasi universitas secara berkelanjutan.